Sosial dan Budaya
Welcoming dan Farewell Party
Welcoming Party
Welcoming party merupakan penyambutan mahasiswa Indonesia yang baru datang ke UQ. Kegiatan ini diadakan di awal semester dan sudah menjadi agenda rutin UQISA. Pada umumnya setiap semester diadakan dua kali welcoming party, yang pertama adalah untuk menyambut mahasiswa postgraduate dan yang kedua untuk menyambut mahasiswa undergraduate. Diadakan dua kali karena memang waktu kedatangan mahasiwa postgraduate berbeda dengan mahasiswa undergraduate. Undangan untuk acara ini biasanya disampaikan oleh pengurus UQISA kepada mahasiswa baru saat mereka baru pertama kali menginjakkan kaki di bandara Brisbane.
Pada kegiatan ini, presiden UQISA memperkenalkan apa itu UQISA, apa saja kegiatannya, bagaimana menjadi anggota UQISA dan lain-lain. Diikuti oleh perkenalan organisasi-organisasi yang bisa diikuti oleh mahasiswa baru, misalnya IISB (Indonesian Islamic Society of Brisbane), Philia (Organisasi Mahasiswa Katolik Kristen) dan Tennis Dong (club olah raga tennis). Selain perkenalan organisasi, pada kegiatan ini para mahasiswa baru juga saling berkenalan dengan mahasiswa lama, dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa maupun dengan para permanent resident di Brisbane.


Selain perkenalan, pada welcoming party ini, mahasiswa baru mendapatkan informasi singkat, padat dan jelas tentang apa yang harus dilakukan untuk memulai hidup baru di Brisbane. Diantaranya, diberikan informasi tentang pembukaan rekening bank, pencarian akomodasi, dimana tempat belanja, tempat ibadah, jenis-jenis pekerjaan sambilan, childcare, dan lain-lain.
Sebagai penutup, acara welcoming party ini diakhiri dengan acara ramah tamah sambil menikmati makanan khas Indonesia yang nantinya tidak dengan mudah sekali dijumpai di Brisbane kecuali mau masak sendiri atau hunting restoran Indonesia yang bisa dihitung dengan jari.
Farewell Party
Dari namanya sudah bisa ditebak, acara ini merupakan acara pelepasan mahasiswa Indonesia yang sudah menyelesaikan studinya dan akan kembali ke tanah air tercinta. Dengan adanya momen ini, UQISA mengharapkan silaturahmi diantara mahasiswa yang sudah terjalin baik selama ini masih akan terus berlanjut meskipun sebagian diantara UQISA-ers akan kembali ke daerah asal masing-masing.

Kegiatan Sosial
Kegiatan-kegiatan yang diadakan divisi sosial bertujuan untuk menjalin dan meningkatkan silaturahmi, baik antara sesama student UQISA dengan keluarganya, antara student UQISA dengan para resident, bahkan antara UQISA dengan masyarakat luar atau masyarakat di Tanah Air. Untuk meningkatkan kebersamaan diantara sesama anggota UQISA, biasanya UQISA mengadakan acara perkenalan dan penjemputan bagi mahasiswa baru termasuk mengadakan welcoming/farewell party. Selain itu UQISA juga mengadakan kegiatan piknik yang melibatkan keluarga anggota UQISA. Dari kegiatan piknik ini diharapkan timbulnya perasaan kekeluargaan selain perasaan senang.

Selain itu, seksi sosial juga mengadakan kegiatan amal pengumpulan dana untuk kegiatan kemanusiaan. Misalnya pada saat terjadi bencana alam gempa di Sumatera, seksi sosial UQISA mengadakan acara untuk menggalang dana yang akan disumbangkan kepada korban bencana alam tersebut.

Pesta Rakyat
Setiap tahun, PPIA-QLD bekerja sama dengan Perhimpunan Indonesia Queensland (PIQ) dimana UQISA adalah salah satu anggotanya, menggelar “Pesta Rakyat”. Pesta Rakyat ini merupakan perhelatan akbar yang rutin diadakan setiap tahun dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Biasanya di acara ini, selain diadakan games-games tradisional Indonesia seperti balap karung, makan kerupuk, memasukkan pensil ke dalam botol, dan tarik tambang, ada juga stall-stall penjual makanan khas Indonesia. Biasanya stall-stall yang menjual berbagai macam makanan khas Indonesia seperti Pempek, Bakso, Teri Kacang , dan Soto dipenuhi oleh para pengunjung yang dengan sabar mengantri demi menikmati hidangan-hidangan lezat ala Indonesia yang tidak setiap hari dapat ditemui di Brisbane.

Selain games dan makanan tradisional, di acara Pesta rakyat ini juga ada atraksi kesenian tradisional seperti Tari Sunda, Tari Piring, Tari Nusa Tenggara Timur, Tari Saman anak-anak, pertunjukkan angklung, serta penampilan dari band-band yang beranggotakan para pelajar Indonesia. Dan acara ini biasanya ditutup dengan pertunjukan spektakuler pada malam harinya. Biasanya acara pamungkas dibuka dengan kata sambutan dari Konjen Indonesia dari Sydney dan ketua PPIA. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pertunjukan yang biasanya menghadirkan artis-artis dari tanah air. Acara ini sekaligus sebagai penutup perayaan hari kemerdekaan Indonesia yang dikemas dalam sebuah Pesta untuk Rakyat.
